Sore-sore ini aku melihat dia dari jauh,
Dibalut pakaian yang sekarang nge-trend dengan kata 'kece',
Langkah yang penuh dengan percaya diri,
dengan wajah mengangkasa.
Namanya Arif,
Gagah, cerdas, dan ,kaya.
Dia tetanggaku,
Tapi aku tidak kenal.
Ini aku memandangnya tak sengaja dari dipan gubukku,
bersama teman-temannya dia membahanakan tawanya,
mungkin mereka bercerita tentang sesuatu yang lucu,
tapi matanya tertuju padaku,
aku tak tahu itu.
Disamping Arif ada seorang wanita cantik nan molek,
bergelayutan di sampingnya,
hhah....
rambut hitam nan indah dia punya,
tapi sayang dia dibalut pakaian tapi telanjang.
Sayang..
Eh, Adzan panggilan sujud ke Ilahi sudah berkumandang,
sudah Ashar, Tuhanku sudah memanggilku,
maka aku masuk gubuk dan melepas jilbab kemudian mengambil wudhu,
Kurebahkan hidupku kepada-Nya.
Arif masih di sana, bersama teman-temannya,
'mereka tidak sembahyang yah ??'
mungkin tidak mendengar adzan,
mungkin dia tidak mendengar adzan.
Maaghrib tiba, kembali kurebahkan syukurku pada Tuhanku,
Tapi setelahnya, Arif masih di sana dengan wanita berpangku padanya,
'mereka tidak sembahyang yah ??'
mungkin tidak mendengar adzan,
mungkin tidak mendengar adzan.
Tak sengaja lagi ku mendengar mereka tertawa saat ayat-ayat Tuhan kuresapi,
ini sudah usai Isya,
Tapi mengapa mereka masih di sana ?
'mereka tidak sembahyang yah ??'
mungkin tidak mendengar adzan.
Tapi sore sudah berganti gelap,
apakah mereka tidak sadar itu ?
Sudah tiga waktu Tuhan memanggil.
Apa yang mereka lakukan ?
Hei, Arif !
Kamu tuli yah ?
Kamu tuli kah ?
Kamu tidak mendengar yah ?
Dari tadi kewajibanmu tak kau tunaikan !
Dari tadi kamu hanya duduk tertawa bercerita !
Dari tadi kau tidak sembahyang !
Apa kau tuli ???
Kamu Tuli yah ???
the untitle
hari ini aku datang bersama waktu,
ku takut engkau berlalu,
aku menitihkan hati jiwaku,
tulusku hanya untukmu.
selama sekian hari,
engkau mengisi ku dengan sinarmu,
bagaikan angkasa memiliki matahari,
kau punya hati ini.
aku tenggelam dalam dunia bersamamu,
bernafas dengan udara yang sama,
seperti oase di padang nan gersang,
menyejukkan jiwaku,
takkan bisa lagi jika tanpamu,
kini,
lubang besar siap-siap tercipta di hatiku,
engkau akan nyata berlalu,
ragaku belum siap.
jangan pergi dulu,
aku akan menangis ditinggal kau,
aku akan hampa, kosong, galau.
jangan pergi dulu,
karena engkau adalah jiwaku,
sudah kubilang, engkau nafasku,
engkau airku.....
aku tak kenal hatimu
aku sendiri termenung menatapmu,
kamu yang ada di sana.
Setiap waktuku hanya untuk melihatmu,
itu sudah cukup untuk hidupku.
oh..
apakah kau tahu ?
pikiranku selalu tertuju padamu,
setiap gerakmu menuntun hatiku,
berharap hadirku terasa olehmu.
Di sini ku menunggu, menanti dan berharap,
menyadariku yang membawakan hatiku untukmu,
berharap kau menyambutnya.
Ku berdiri hanya terdiam, meratap,
tak sanggup untuk mengungkapkan,
bahwa aku mencintai mu,
karna aku tak kenal hatimu.
berbaliklah menatapku,
ku menunggu mu,
jangan biarkan hatiku terluka,
terimalah aku.........
Untuk Kamu....
Aku mencintaimu...
Kau pemenang jiwaku...
Duniaku adalah kau...
Tapi semua sudah termakan waktu...
Itu kemarin...
Janjimu adalah peganganku...
Nyanyianmu adalah nafasku...
Wajahmu adalah pandanganku....
Tapi semua sudah termakan waktu....
itu kemarin...
Kau mematahkan tegarku saat kau tak lagi sama seperti dulu,
Tersingkap semua benarmu yang ternyata melukaiku,
Tapi kupersilahkan kau pergi dengan semua janjimu itu,
bawa saja karna ku tak butuh memegangmu lagi,
Kumencintaimu dengan tulusku seperti bintang mencintai malam,
Tapi kau buang rasaku dengan sikap kasarmu,
Kini kuinginkan kau berlalu bersama kisahmu,
karena aku sudah berdiri tegar di sini.
Kau bilang bahwa kau tak bisa berdiri tanpaku,
tapi kini ku bisa tanpamu,
apa yang kau minta sebelum pergi ?
kuberikan hati yang kosong untukmu..
hanya itu untuk kamu.
HHmmm...
Hujann...
apa kalian termasukpecinta Hujan ??
Yupz..
Hujan memang Suatu Anugrah besar yang diturunKan oLeh sang Pencipta alam semesta ini untuk para makhluknya...
It inspired me to make a poem....
I made it when i saw the rain drizzle...
Puisi tnt mereka yg berLomba turun ke bumi, LaLu membasahi tanah yg gersang nan kering, sehingga menumbuhkan kuncup hijau yg menjadi harapan...
Buatkan aku puisi Hujan !!
Puisi yg syairnya membacakan tnt Hujan yg datang bersama keLembutan dan keteduhannya untuk menghiLangkan gerah yg ada padamu....
Buatkan aku puisi Hujan !!
Puisi yg sebaitnya meLagukan tnt hujan yg dtang ke bumi untuk memberi nafas pada kehausanmu dan mencipta oase hidup untukmu...
Buatkan aku puisi Hujan !!
Puisi yg meLantunkan segaLa hujan yg bernyanyi di tiap genting yg memberitahumu bahwa mereka dtang untk memberi sgala kebaikan yg ada padanya...
Buatkan aku puisi hujan !!
Yang baris terakhirnya engkau bacakan karena keindahan tlah dtang darinya, dan peLangi tLah muncul saat mereka kembaLi puLang....
